Tahun Depan Pabrik Baja Diresmikan Presiden

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI – Pembangunan pabrik besi/baja di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalsel, terus berjalan. Bahkan tahun depan ditagetkan mulai operasional.

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI – Pembangunan pabrik besi/baja di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalsel, terus berjalan. Bahkan tahun depan ditagetkan mulai operasional.

“Insya Allah tahun depan diresmikan oleh Bapak Presiden. Sekaligus nanti Bapak Presiden akan melakukan panen raya jagung di Tala,” kata Bupati Tala H Adriansyah, Minggu (12/9/2010).

Tak tanggung-tanggung, ada dua investor sekaligus yang membangun pabrik baja di Tala yaitu PT Semeru dan PT Delta Prima Steel.

Kedua perusahaan tersebut memilih lokasi pabrik di wilayah Kecamatan Jorong, tepatnya di Desa Asrimulya. Lokasinya dengan dengan pesisir laut.

Masing-masing perusahaan telah mengangkut material pabrik. PT Semeru, misalnya, material yang telah terangkut di lokasi sedikitnya seratus kontainer.

Perusahaan itu akan mengolah bijih besi menjadi bahan setengah jadi sejenis spong iren. “Produknya memang belum sampai menjadi baja, tapi sudah berupa bahan setengah jadi,” kata Aad begitu Bupati H Adriansyah disapa.

Pejabat teknis dari Departemen terkait telah meninjau lokasi kedua pabrik milik kedua perusahaan tersebut, beberapa pekan lalu. Tim dari pusat tersebut sangat mendukung karena menilai lokasinya strategis dan potensial.

Pesisir bentang pantai di wilayah Timur Tala memang cukup strategis karena berhubungan langsung dengan lautan lepas dan Selat Makasar. Bisa langsung menjangkau luar negeri sehingga cukup ekonomi dari tinjauan transportasi.

Arealnya juga masih teramat luas dan jauh dari permukiman penduduk. Masih sangat cocok pengembangan industri dan pelabuhan. Dalam tata ruang Pemkab Tala, kawasan tersebut memang telah ditetapkan sebagai zona industri keras dan pelabuhan. Saat ini saja ada sekitar belasan pelabuhan khusus batu bara di kawasan tersebut, baik di wilayah Kecamatan Jorong maupun Kintap.

Aad mengatakan keberadaan pabrik baja tersebut kelak akan menumbuhkan ekonomi mikro di kalangan masyarakat sekitar lokasi pabrik. Dengan begitu akan turut mengangkat pendapatan masyarakat kecil.

Serapan tenaga kerjanya juga dipastikan bakal cukup banyak. Apalagi pabrik baja tersebut juga akan dilengkapi fasilitas/sarana penunjang lainnya.

Bahan baku (bijih besi)nya, sebut Aad, nanti akan dipasok oleh PD Baratala Tuntung Pandang. Selain itu kedua perusahaan tersebut juga memiliki bahan baku sendiri karena juga telah memiliki izin kuasa pertambangan di daerah lain. Dengan begitu dipastikan tidak akan kekurangan bahan baku.

(roy)

Komentar ditutup.