Harga Baja Lokal Bakal Naik Terus

Jakarta – Produsen baja dalam negeri memperkirakan tren harga baja dalam negeri terus mengalami kenaikan menyusul naiknya harga bahan baku (iron ore/bijih besi) di pasar internasional. Dampak permintaan produk baja relatif kecil pengaruhnya terhadap harga baja.

Jakarta – Produsen baja dalam negeri memperkirakan tren harga baja dalam negeri terus mengalami kenaikan menyusul naiknya harga bahan baku (iron ore/bijih besi) di pasar internasional. Dampak permintaan produk baja relatif kecil pengaruhnya terhadap harga baja.

“Penyebabnya bahan baku yang dibeli juga naik, jadi ini karena cost push istilahnya kita, bukan tiba-tiba orang perlu baja banyak,” kata Direktur Pemasaran PT Krakatau Steel Irvan Kamal Hakim saat ditemui di kantor kementerian perindiustrian, Jakarta, Rabu (31/3/2010)

Irvan mengatakan harga bijih besi telah naik 90% dibandingkan tahun lalu, yang berlaku untuk satu kuartal kuartal II tahun 2010 yang secara langsung mendorong kenaikan harga. Harga pasar baja di internasional akan mencapai US$ 800-900 per ton yang akan tercapai pada bulan Mei-Juni.

Sehingga diperkirakan harga baja domestik jika dikonversi dalam rupiah mencapai rata-rata Rp 7600-7700 per kg sebelum pajak. Ia juga memperkirakan produksi baja nasional akan mengalami kenaikan pada tahun ini karena perbaikan ekonomi domestik.

“Nasional kita perkirakan bisa naik sekitar 12 sampai 15 persen dibanding tahun lalu. Totalnya produksi baja nasional. Nasional itu kira-kira sekitar 8 juta ton,” katanya.

Sebelumnya PT Krakatau Steel mengeluarkan daftar harga baja dan produk baja di tingkat grosir dari periode Januari-Juni 2010:

Hot Roll (pelat hitam), harga pada kuartal 4 tahun 2009 mencapai Rp 7.800 per kg kemudian diperkirakan naik Januari Rp 7.900 per kg, Februari Rp 7.950 per kg, Maret Rp 8.100 per kg, April Rp 8.150 per kg, Mei Rp 8.250 per kg, Juni Rp 8.350 per kg.

Cold Roll (pelat putih) pada kuartal 4 tahun 2009 harganya Rp 9.000 per kg, Januari Rp 9.150 per kg, Februari Rp 9.200 per kg, Maret Rp 9.250 per kg, April Rp 9.300 per kg, Mei Rp 9.400 per kg, Juni Rp 9.500 per kg.

Wirerod (batang kawat), harga kuartal 4 tahun 2009 Rp 6.500 per kg, Januari Rp 6.600 per kg, Februari Rp 6.650 per kg, Maret Rp 6.750 per kg, April Rp 6.800 per kg, Mei Rp 6.900 per kg, Juni Rp 7.000 per kg.

Paku, harga pada kuartal 4 tahun 2009 Rp 7.700 per kg, Januari Rp 7.750 per kg, Februari Rp 7.800 per kg, Maret Rp 7.900 per kg, April Rp 7.950 per kg, Mei Rp 8.000 per kg, Juni Rp 8.100 per kg.

Besi beton, harga pada kuartal 4 tahun 2009 Rp 6.400 per kg , Januari Rp 6.500 per kg, Februari Rp 6.550 per kg, Maret Rp 6.650 per kg, April Rp 6.750 per kg, Mei Rp 6.900 per kg, Juni Rp 7.000 per kg.

Wire Mesh , harga pada kuartal 4 tahun 2009 Rp 7.000 per kg, Januari Rp 7.100 per kg, Februari Rp 7.150 per kg, Maret Rp 7.200 per kg, April Rp 7.250 per kg, Mei Rp 7.350 per kg, Juni Rp 7.500 per kg.

Seng, harga kuartal 4 tahun 2009, Rp 31.250 per kg, Januari Rp 31.500 per kg, Februari Rp 31.750 per kg, Maret Rp 32.250 per kg, April Rp 32.750 per kg, Mei Rp 33.000 per kg, Juni Rp 33.250 per kg.

sumber : detik.com

Komentar ditutup.