Impor Besi Baja Kembali Diatur

Ketentuan impor besi baja yang baru telah berlaku efektif sejak 11 Juni dan berakhir hingga 31 Desember 2010. Pengaturan ini dilandaskan pada Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 21 tahun 2009.

Ketentuan impor besi baja yang baru telah berlaku efektif sejak 11 Juni dan berakhir hingga 31 Desember 2010. Pengaturan ini dilandaskan pada Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 21 tahun 2009.

Ketentuan yang baru ini memiliki tujuan untuk mengendalikan impor baja agar masuk sesuai kebutuhan. Setiap importir besi dan baja wajib melakukan registrasi importir produsen dan importir terdaftar serta melakukan verifikasi teknis di pelabuhan muat.

Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan tata niaga impor besi baja merupakan cara mencegah masuknya besi baja yang berkualitas rendah masuk, yang memberikan persaingan tidak adil bagi industri dalam negeri.

Aturan baru ini diantaranya mengatur mengenai jumlah besi baja yang wajib diverifikasi yakni sebanyak 169 pos tarif, sebelumnya menempuh hingga 203 pos tarif.

Peraturan baru ini merupakan revisi atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 8 tahun 2009. Aturan baru mengeluarkan produk tabung gas, kompor, dan peralatan tambang dari daftar kewajiban verifikasi impor baja.

Selain itu, peraturan baru ini juga memperluas dispensasi lolos verifikasi baja impor, yakni penambahan jenis baja yang diimpor dengan jumlah kecil tapi digunakan hampir seluruh industri, seperti mur dan baut.

(Sumber : Warta Ekonomi)

Komentar ditutup.