BM Safeguard Produk Paku & Kawat Akan Diterapkan

JAKARTA: Pemerintah segera menerapkan bea masuk (BM) safeguard terhadap produk paku dan kawat asal China, Taiwan, dan Malaysia menyusul telah diselesaikannya penyelidikan terhadap kedua produk tersebut.

JAKARTA: Pemerintah segera menerapkan bea masuk (BM) safeguard terhadap produk paku dan kawat asal China, Taiwan, dan Malaysia menyusul telah diselesaikannya penyelidikan terhadap kedua produk tersebut.

Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan pengenaan BM safeguard tersebut hanya tinggal menunggu penandatanganan Surat Keputusan (SK) Menteri Keuangan. “Dari pihak kami sudah diserahkan. Sekarang tinggal tunggu dari Menkeu saja. Tinggal tunggu penandatanganannya,” kata Mari, hari ini.

Kendati demikian, lanjutnya, pengenaan BM terhadap produk paku dan kawat tidak diberlakukan secara menyeluruh terhadap semua pos tarif. BM, sambungnya, hanya dikenakan pada pos tarif tertentu saja.

Seperti diketahui, Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI) telah melakukan penyelidikan safeguard untuk kawat asal China, Taiwan, dan Malaysia mulai 18 November 2008 sebagai langkah pengamanan produk dan pasar dalam negeri.

Penyelidikan tersebut berkaitan dengan laporan industri dalam negeri karena kekhawatiran terhadap membanjirnya produk kawat dan paku yang menyebabkan beberapa pabrik di dalam negeri terpaksa harus tutup karena intensitas produksi dan penjualan di dalam negeri semakin turun.

(Sumber: Bisnis Indonesia)

***

Komentar ditutup.