KADI Selidiki Dumping Baja Impor Asal China

JAKARTA. Departemen Perdagangan kembali memeriksa kasus dumping. Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) tengah menyelidiki dugaan dumping produk baja impor asal China, yaitu produk baja profil ketebalan lebih dari 8

JAKARTA. Departemen Perdagangan kembali memeriksa kasus dumping. Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) tengah menyelidiki dugaan dumping produk baja impor asal China, yaitu produk baja profil ketebalan lebih dari 80 milimeter yang masuk kelompok H & I Section dengan nomor pos tarif HS 7216.33.000 dan HS 7216.32.000.

Ketua KADI Halida Miljani menyatakan, penyelidikan tersebut dilakukan atas permintaan PT Gunung Garuda yang mewakili industri baja dalam negeri. “Penyelidikannya sudah dimulai sejak 30 Juni,” katanya Jumat (10/7).

Berdasar laporan Gunung Garuda, KADI telah melakukan penelitian awal. Hasilnya, KADI menemukan indikasi kuat ada produk baja jenis H & I Section dari China yang dijual di Indonesia dengan harga lebih murah ketimbang harga jual di negara asalnya.

Halida menegaskan, dumping itu mengakibatkan kerugian bagi industri dalam negeri yang memproduksi barang sejenis.

KADI memberi kesempatan bagi semua pihak yang berkepentingan, yaitu industri baja dalam negeri, importir di Indonesia, serta eksportir dan produsen China untuk memberikan tambahan informasi. “Bisa berupa tanggapan atau dengar pendapat yang terkait dengan dumping dan kerugian yang dialami secara tertulis kepada KADI,” jelas Halida.

Volume impor baja H dan I Section dari China terus meningkat. Data Departemen Perdagangan menunjukkan, impor baja jenis I mencapai 597.539 kilogram (kg) di 2005 dan meningkat menjadi 5,1 juta kg di tahun 2008. Adapun impor baja H Section, naik dari 3,06 juta di 2005 menjadi 56,05 juta pada tahun 2008.

Karena itu, para pengusaha mendukung langkah Pemerintah ini. “Barang-barang dari China harganya di bawah normal dan akhir-akhir ini banyak dikeluhkan pengusaha,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Iron and Steel Industry Association (IISIA) Hidayat Triseputro.

Namun, Halida belum bisa memastikan kapan proses penyelidikan ini akan selesai.

(Sumber: Kontan Online)

***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s